Sunday, March 22, 2020


JURNAL KHUSUS

Pengertian
Jurnal khusus adalah jurnal yang dirancang untuk mencatat transaksi yang mempunyai pengaruh tehadap akun yang sama.

Jenis - jenis Jurnal khusus
Jurnal khusus  umumnya terdiri atas :
Jurnal Penjualan (Sales Journal) untuk mencatat penjualan kredit ,
Jurnal pembelian (Purchase Journal untuk mencatat pembelian kredit,
Jurnal penerimaan kas (Cash Receipt Journal) untuk mencatat penerimaan uan tunai dan cek,
Jurnal pengeluaran kas (Cash disbursement Journal) untuk mencatat jurnal pengeluaran kas dan cek.
Note : Transaksi lain yang tidak termasuk pada keempat jenis jurnal khusus tersebut, dicatat dalam General Jurnal (Akun serba serbi).






Bentuk- bentuk special journal

Purchase Journal (Jurnal Pembelian). Form buku pembelian ada dua , yaitu :
1.Bentuk sederhana, terdiri dari : Date(Tanggal) ,Perkiraan yang akan di kredit (Account to be credit), No Faktur (Invoince Number), No buku besar (Reference), Jumlah (Amount).

2.Bentuk berkolom kolom. Buku pembelian ini dapat menampung pembelian barang secara kredit, baik barang dagangan , maupun barang barang lain selain barang dagangan.

Contoh:




Jika memakai special jurnal dalam bentuk sederhana, maka posting Posting to ledger  hanya dilakukan sekali sebulan, yaitu pada akhir bulan.


Contoh Soal:
30/ Jan   511       Purchase 9.200.000,-
                211          Utang dagang.   9.200.000,-




Keterangan :
Akun yang di debet
(511) Pembeliaan        7.500.000
(115) Perlengkapan        900.000
(121) Peralatan.              800.000
                                        9.200.000


Akun yang di kredit
(211) Utang Dagang      9.200.000

Jika memakai spesial jurnal dalam nentuk berkolom-kolom, maka posting to ledger yang harus disusun dari contoh di atas ada 4, yaitu :
1.Pembelian
2.Perlengkapan
3.Peralatan dan
4Utang dagang

Perlu diingat bahwa buku besar serba serbi tidak boleh dibuka, tetapi yang dibuka dari kolom serba serbi tersebut adalah nama perkiraanya.
Dari contoh di atas hanya ada satu  perkiraan dalam  kolom serba serbi yakni peralatan toko
Pembelian





REFERENCE
Buku Ajar Akuntansi
Penulis : Elwardi Hasibuan





PERBEDAAN JURNAL KHUSUS DAN JURNAL UMUM

Jurnal umum adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi keuangan di suatu perusahaan berdasarkan urutan waktu kejadian.
Sedangkan jurnal khusus  adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi yang sejenis/sama dan sering terjadi.  Maksudnya, transaksi yang sejenis atau sama dikelompokkan dalam 1 jurnal, walaupun tanggalnya berubah.

REFERENCE
Nma buku : Akuntansi keuangan dasar 1
Penulisan  : Wibowo,S.E.,M.M.,Ak.






MANFAAT JURNAL KHUSUS

Adapun manfaat jurnal khusus :
Memungkinkan pembagoan pekerjaan, yaitu pekerjaan dikerjakan sesuai transaksinya
Mempermudah posting ke akun buku besar, yaitu akan praktis dalam melakukan posting ke buku besar,
Memungkinkan pengendalian internal yang tambah baik, yaitu dapat menangani satu atau dua jurnal khusus.

REFERENCE

Nama buku : Jurnal umum dan Jurnal khusus
Penulis         : Malini Yussi Adinda






CONTOH JURNAL KHUSUS :

Selama bulan januari PD Tommy terjadi transaksi-transaksi sbb.
Jan 2    Dibeli barang dagangan dari PT Indofood sebesar Rp 10.000.000,00 dengan nomor faktur 120, syarat 3/15, n/30.
3        Dibeli barang dagangan dari PD Hijau sebesar Rp 1.500.000,00 tunai
4        Dijual barang dagangan kepada PD Michu sebesar 2.500.000,00 dengan nomor faktur 221 syarat 2/10, n/30.
5        Diterima pengembalian barang dagangan dari PD Michu sebesar Rp 500.000,00 karena barang tidak sesuai dengan pesanan
6        Dijual barang dagangan kepada PD Sukma Rp 1.000.000,00 tunai
7        Dijual barang dagang kepada PD Melati sebesar Rp 2.000.000,00 dengan syarat EOM nomor faktur 225
8        Diterima pelunasan dari PD Melati sebesar Rp 1.000.000,00
9        Dibayar beban listrik dan telepon bulan ini sebesar Rp 250.000,00
10    Dibayar semua hutang kepada PT Indofood
11    Diterima sisa piutang dari PD Melati
12    Diterima pendapatan bunga dari Bank ABC sebesar Rp 150.000,00
13    Dijual barang dagangan kepada PD Bara sebesar Rp 2.500.000,00 dengan syarat 2/10, n/30 nomor faktur 229
14    Dijual peralatan kantor bekas sebesar Rp 500.000,00 kepada PD Michu
15    Dibeli barang dagangan dari PT Batin sebesar Rp 5.000.000,00 dengan syarat 3/15, n/30 nomor faktur 121
16    Dijual barang dagangn kepada PD Sukma sebesar Rp 500.000,00 dengan nomor faktur 230 dengan syarat EOM
Dit: Catat transaksi PD Tommy tersebut ke dalam jurnal khusus!








REFERENCE

Nama buku : Akuntansi Perusahaan Dagang 1
Penulis        : Abubakar Arif ,S.E.,M.M



Nama                    : Miftahul Jannah  Halawani Es Lubis
Kelas                     : Otak Kanan
Nama pelajaran : Pengantar Akuntansi II
Nama Dosen       : Nurlinda, SE.M.Si.,CA
Kampus               : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan






15 comments: